Tampilkan postingan dengan label knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label knowledge. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Oktober 2007

Air Suspension







Air Suspension
Tezar Zulfarino,ST
Industrial Product Design-Architectural Interior Designer,Modifikator automotif

CURVEautoworkshop


Anda pasti pernah melihat mobil sedang diparkir dengan ground clearance yang kadang kalau kita nalar sangatlah tidak mungkin untuk dapat berjalan pada kondisi jalan di Negara kita ini. Ceper mampus sampai cium aspal!!!.......Sesaat kemudian pemilik mobil datang, memasukkan kunci dan menghidupkan mobilnya. Tiba-tiba saja, ceeees....Dan suspensi memberikan ground clearence yang cukup bagi mobil untuk melaju dengan aman. Apa sih sebenarnya Air Suspension itu? Berikut akan coba saya ulas sekilas.

Air Suspension adalah salah satu jenis suspensi yang dioperasikan melalui sebuah pompa udara elektrik atau kompresor. Pompa ini memberikan tekanan udara, menggunakan udara bertekanan yang berfungsi sebagai layaknya per. Air Suspension menggantikan fungsi per baja konvensional. Penggunaan Air Suspension dimaksudkan untuk memberikan kualitas berkendara yang lebih nyaman.

Produsen mobil yang menggunakan air suspension pada produknya; Maybach,Lexus, Mercedes-Benz, Land Rover/Range Rover, Audi, Subaru, Volkswagen. Air Suspension yang didesain oleh Land Rover dan Audi, VW dan Lexus dilengkapi dengan pengatur ketinggian suspensi yang dapat diatur oleh pengemudi.

.Selama satu decade belakangan ini, Air Suspension menjadi sangat popular dikalangan modifikator. Difungsikan untuk mengatur tinggi mobil yang memungkinkan untuk memberikan ground clearence sedekat mungkin dengan aspal ( ceper mampus ). Instalasi dan konfigurasi sistem ini mungkin berbeda untuk setiap mobil, akan tetapi prinsip kerjanya tetap sama. Per keong anda disingkirkan, digantikan dengan air bag ( balon ).

Mau maen VIP ? Extreme? Tapi takut gak bias kemana-mana? Pake Air Suspension dong......Selamat mencoba....

Apa sih Drifting ? (part 2)








Apa sih Drifting ? (part 2)

Bagaimana penialaian D1GP

Tezar Zulfarino,ST
Industrial Product Design-Architectural Interior Designer,Modifikator automotif
CURVEautoworkshop

Untuk berpartisipasi dalam kejuaraan D1 GP, semua peserta harus memiliki D1 lisence yang didapatkan pada even pencarian pembalap D1. Di Jepang, pencarian ini disebut sebagai “ikaten”. Yang dapat diartikan secara bebas sebagai “ surga bagi pembalap paling gila”. Oleh karena itu, hanya pembalap dengan kemampuan,keterampilan, ketepatan perhitungan, keberanian dan kenekatan tinggi yang bias mendapatkan lisence ini. Setiap pembalap yang telah memiliki lisence ini, berhak untuk mengikuti seluruh kejuaraan D1 dan harus diperbaharui dalam setahun. Hanya pembalap yang mendapat undangan khusu dari juri karena reputasi yang dimiliki dapat mengikuti kejuaraan tanpa lisence.

Karena event drifting profesional dinilai berdasarkan gaya dan penampilan, sangat dibutuhkan juri yang familiar dengan kemampuan mobil dan keterampilan mengemudi yang dimiliki oleh peserta. Oleh karena itu, juri D1 GP biasanya adalah mantan drifter atau pembalap. Juri mengevaluasi kecepatan, sudut dan faktor pengendalian mobil. Faktor-faktor yang menentukan penilaian berdsasarkan atas :

  • Sudut pengambilan tikungan
  • Kecepatan
  • Garis – semakin dekat pada racing line, point akan semakin besar
  • Posisi throttle – semakin besar throttle semakin baik

Kamis, 27 September 2007

Drifting? Apa sih??

Tezar Zulfarino,ST
Industrial Product Design-Architectural Interior Designer,Modifikator automotif

Beberapa tahun belakangan ini, dunia balap mobil mulai diramaikan oleh DRIFT. Apa sih sebenarnya drifting itu? Apa bedanya dengan slalom dan balap mobil lainnya?Secara etimologis, ”drift” dalam bahasa Indonesia berarti terbawa arus atau hanyut dalam aliran.Yang pertama dan yang utama, drifting adalah sebuah entertainment. Dalam penjelasan yang praktis, drifting adalah sebuah cara mengemudikan yang memerlukan keterampilan tinggi, kemampuan mobil dimana pengemudi membiarkan mobilnya melakukan sliding dari sisi satu ke sisi lainnya dalam kecepatan tinggi di sebuah bagian lintasan yang telah ditentukan. Sangat mirip dengan tarmac stage rally, hanya saja drifting dilakukan dalam lintasan tertutup, dan dinilai berdasarkan gaya dan keterampilan bukan catatan waktu finish.Mobil drift biasanya lebih kecil, berbobot ringan, dan berpenggerak roda belakang (FR). Tujuannya adalah memeberikan tenaga yang cukup besar untuk mengalahkan traksi pada roda dan melakukan sliding,meluncur atau ”drift”. Pada saat drift/slide dilakukan, posisi harus tetap dijaga untuk melewati sebuah tikungan menggunakan ketepatan keseimbangan antara power,braking dan steering. Dengan kata lain, mobil akan terlihat melewati tikungan seperti oversteering yang terkendali dengan baik dan cantik, sehingga mobil akan tampak seperti hanyut oleh aliran. Mungkin inilah mengapa dinamakan ’drift’.

Modifikasi; bukan superman

Tezar Zulfarino,ST
CURVE autoworkshop
Industrial Product Design-Architectural Interior Designer

Secara sekilas setelah membaca judul diatas,mungkin kita akan berpikir “Apa mungkin ada hubungannya?’”, sedangkan yang lain mungkin akan mengatakan ” Emang gue pikirin?”. Yah itulah manusia, setiap orang memiliki pendapat dan apresiasi yang berbeda pula. Walaupun sependapat, akan tetapi benak pikirin setiap orang pasti berbeda.
Sama halnya dengan modifikasi, ”it’s all about taste, sense, like or dislike and a little bit imagination”. Tidak pernah ada satu orang pun yang memodifikasi mobil sama persis dengan orang lain. Setiap orang pasti ingin tampil berbeda. Sama halnya dengan kembar identik, walaupun sedikit pasti ada perbedaannya.
Dari mulai perkembangannya sekitar tahun 1990an hingga saat ini, semakin banyak saja mobil yang dimodifikasi. Dari racing, elegant,VIP,Alto, sampai ekstrim......Apapun itu wujudnya, setiap anda melakukan perubahan dengan menambah,mengganti ataupun merubah salah satu, sebagian bahkan keseluruhan pada mobil Anda, itulah yang saya persepsikan sebagai modifikasi.
Apa sebenarnya yang melarbelakangi orang melakukan modifikasi pada kendaraannya? Sebagian orang mengatakan sebagai hobby,biar tampilan mobil terlihat lebih bagus,yang lain mengatakan senang, ada lagi yang bilang cuman sekedar iseng saja. Beribu-ribu jawaban dengan sejuta penjelasan bisa kita dengar, akan tetapi hanya satu benang merah yang bisa saya tarik. Semua ini ’hanya’ sebagai sebuah self esteem atau aktualisasi diri. Bukankah kita semua adalah makhluk yang memiliki ego dan ingin mendapat perhatian dari orang lain? Tanyakan pada diri Anda sendiri, dan tolong dibenarkan bila saya salah.
Karena ego kita yang bahkan terbawa hingga saat kita melakukan modifikasi, sedikit banyak akan mempengaruhi hasil akhir dari penampilan mobil. Seperti halnya manusia, mobil juga bisa salah kostum. Apa yang Anda kendarai adalah cerminan jati diri dan kepribadian Anda. Dan inilah yang akan dinilai oleh publik. Publik yang menilai hasil modifikasi Anda di jalan. Ribuan orang berapresiasi terhadap cermin kepribadian Anda ini. Haruskah kita mempermalukan diri kita sendiri dengan memaksakan ego kita? Memang itu mobil Anda,uang Anda dan keinginan Anda. Tapi Anda harus ingat, bukan hanya Anda yang menikmatinya. Justru publik dan masyarakat luas yang akan memberikan penilaian. Bukan Anda dan bahkan bukan juri kontes modifikasi.
Kita semua bukanlah Superman,bukan seseorang yang mengenakan celana dalam di luar tapi dipuja sebagai pahlawan. Bayangkan bila Anda yang melakukannya, apa yang akan Anda dapat?Mungkin seperti itulah analoginya.Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengendalikan ego Anda dalam modifikasi:
Kenali karakter diri Anda. Coba untuk memahami apa yang Anda inginkan.Tentukan tema modifikasi mobil Anda. Stick to the plan dan konsisten.

Kenali karakter mobil Anda. Bila karakter tidak sesuai dengan keinginan Anda, ganti saja temanya atau mobilnya seklian jangan dipaksakan.

Sesuaikan dengan fungsi, kebutuhan dan mobilitas Anda sehari-hari.
Konsultasikan dengan modifikator yang Anda percayai.

Sesuaikan budget Anda, hitung dan rencanakan dengan cermat agar tidak terjadi overbudget.
Tidak perlu terpaku pada barang branded. Apapun mereknya asal Anda dapat menempatkannya dengan baik dan sesuai dengan tema, pasti hasilnya akan memuaskan.

Ingat, bukan hanya Anda dan teman-teman Anda yang berhak melakukan apresiasi. Bukan juri modifikasi yang memiliki penilaian terbaik. Justru apresiasi publik yang akan memberikan penilaian dan pengakuan yang sebenarnya.